kategori-buku

E-book: Tafsir Ibnu Katsir (Salah Satu Kitab Tafsir Al Qur'an Terbaik)

21 Nov 2010

ibnu_katsirSesungguhnya memahami Kalamullah adalah cita-cita yang paling mulia dan taqarrub (pendekatan diri kepada Allah) yang paling agung. Amalan ini telah dilakukan shahabat, tabi’in dan murid-murid mereka yang menerima dan mendengar langsung dari guru-guru mereka. Kemudian dilanjutkan oleh generasi berikutnya yang mengikuti jejak mereka hingga hari kiamat.

Tidak diragukan, orang pertama yang menerangkan, mengajarkan, dan menafsirkan Al Qur’an adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Para shahabat telah menerima Al Qur’an dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam secara bacaan dan pemahaman. Mereka mengetahui makna-makna, maksud-maksud dan rahasia-rahasianya karena kedekatan mereka dengan Rasulullah, khususnya Al-Khulafa’ Ar-Rasyidin, Abdullah bin Mas’ud, Ibnu Abbas, Ubai bin Ka’ab, Zaid bin Tsabit, Abu Musa Al-Asy’ari dan Abdullah bin Az-Zubair radhiallahu ‘anhum.

Mereka adalah para shahabat yang terkenal alim di antara shahabat lainnya. Para shababat adalah guru-guru bagi tabi’in yang di kemudian hari melahirkan ahli tafsir dari generasi ini di Makkah, Madinah dan Irak. Dari shahabat dan tabi’in, dilahirkan ahli tafsir yang mengetahui sejarah tafsir -di madrasah tafsir dengan atsar (jejak/petunjuk) Nabi dan Shahabat- yaitu imam besar dalam ushul tafsir: Muhammad bin Jarir Ath-Thabari (wafat 310 H).

Ciri khas dari madrasah tafsir dengan atsar adalah menafsirkan ayat Al Qur’an dengan satu atau lebih ayat Al Qur’an lainnya. Bila tidak memungkinkan maka ditafsirkan dengan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang shahih. Jika tidak ditemukan hadits yang menjelaskannya maka ditafsirkan dengan ucapan shahabat terutama shahabat yang telah disebutkan di atas. Jika ucapan shahabat tidak ditemukan maka dengan ucapan tabi’in seperti Mujahid, Ikrimah, Sa’id bin Al-Musayyib, Sa’id bin Jubair, ‘Atha bin Abi Rabbah dan Al-Hasan Al-Basri. Namun jika semuanya ada, maka biasanya disebut semua.

Selengkapnya: E-book: Tafsir Ibnu Katsir (Salah Satu Kitab Tafsir Al Qur'an Terbaik)

E-book : JAMA'ATUT TABLIGH - Semangat Dakwah Tanpa Ilmu

16 Nov 2010
JAMA'ATUT TABLIGH - Semangat Dakwah Tanpa Ilmu
Al Ustadz Muhammad Ali Ismah Al Maidani | La Adri At Tilmidz | 1998 | CHM | 999 kb

Jamaah Tabligh chmBagi seorang yang ingin mengetahui kesesatan sebuah paham atau kelompok hendaknya dia mengetahui terlebih dahulu mana pemahaman yang benar dan mana pemahaman yang salah. Banyak kita saksikan seseorang kebingungan bila dia mendengar atau membaca pernyataan bahwa : Ini adalah pemahaman yang sesat dan itu adalah pemahaman yang menyeleweng! Mengapa dia bingung. Hal itu terjadi tidak lain karena dia belum mengetahui perkara yang benar dan yang salah. Kebingungan ini tidak hanya melanda orang awam saja. Akan tetapi para pelajar, mahasiswa, dan kalangan intelek pun mengalami hal yang sama. Untuk itu sudah seharusnya seorang itu terlebih dahulu mengetahui kebenaran sehingga bila diajak berbicara tentang firqah-firqah sesat semacam syi’ah, mu’tazilah, jahmiyah, dan lain-lainnya tidak akan merasa heran. Begitu juga berkaitan dengan tema yang akan kita angkat kali ini tentang jamaah tabligh. Sudah semestinya seorang Muslim mempelajari kebenaran yang terdapat pada manhaj Ahlus Sunnah wal Jamaah dan bagaimana sikapnya terhadap jamaah ini.

Berpenampilan zuhud. Berjalan ke sana kemari. Bergerombol. Ada yang menenteng kompor. Ada yang berjalan telanjang kaki. Mengajak orang-orang ke masjid. Mereka jama’ah (firqah) Tabligh. Ada apa lagi dengan mereka? Tidakkah cukup satu edisi membicarakan tentang mereka? Tidakkah merasa bosan? Apakah orang yang berdakwah, mengajak ke masjid dan rajin beribadah itu dikatakan sesat? Beranikah engkau menyatakan mereka sebagai orang yang sesat?! Itulah permasalahannya! Apakah kita tega untuk menyatakan sesat orang yang memang telah dikatakan sesat oleh para ulama kaum muslimin?! Apakah kita tetap lebih mendahulukan perasaan kita daripada ilmu yang menerangkan siapa mereka sebenarnya di balik baju kezuhudannya?! Apakah kita ragu mengatakan sesat orang yang memang sesat tetapi menutupi kesesatannya dengan berpura-pura zuhud??

Selengkapnya: E-book : JAMA'ATUT TABLIGH - Semangat Dakwah Tanpa Ilmu

E-book: Cara Mudah Memahami Ushulus Tsalatsah

16 Nov 2010

Cara Mudah Memahami Ushulus Tsalatsah - Metode Tanya Jawab
As Syaikh Muhammad At Thoyyib Al Anshori | Abu ‘Amr Shalih Al ‘Ashiimy | 1412 H | PDF | 508 kb

Diteliti dan ditahrij hadits-haditsnya oleh : Shalih Bin Abdillah Al ‘Ashiimy

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Shalawat serta salam untuk nabi dan rasul yang termulia, juga untuk keluarga dan para shahabatnya semua. Amma ba’du.

Klik 'tuk memperbesarIni adalah sebuah bingkisan yang diberkahi terhadap kitab “Ats Tsalatsatu Ushul wa Adilatuha“ milik Al Imam Al Mujaddid Muhammad bin Abdil Wahhab ( wafat th.1206 H ) Rahimahullah, yang telah ditulis oleh pena seorang yang alim Al Fadhil Muhammad At Thoyyib Al Anshori Al Madini[1] ( Wafat th. 1362 H ) Rahimahullah. Beliau menyusunnya dalam bentuk tanya jawab untuk mempermudah bagi para penuntut ilmu. Dan membantu bagi yang berhasrat mengambil ilmu. Kemudian aku sangat berkeinginan untuk mencetaknya dalam sebuah kemasan yang baru agar tersebar manfaatnya dan meluas dampak baiknya maka akupun menaruh perhatian untuk membenarkan huruf-hurufnya dan menata baris-barisnya dan mentahrij ayat-ayat serta hadits-haditsnya. Juga memberikan keterangan pada tempat-tempat yang diperlukan.

Semoga Allah memberikan manfaat dengan keberadaannya, memberikan apa yang menjadi tujuan pengarangnya. Allah penolong kita dan Dia adalah sebaik-baik penolong.

 

 

download-ebook

E-book: Ringkasan Al-Itisham Imam Asy-Syathibi

11 Nov 2010

Cover I'tishomAlawi bin Abdul Qadir As-Saqqaf “Ringkasan Al-Itisham Imam Asy-Syathibi”
Media Hidayah | 220 hal | Agustus 2003 | PDF | 999 kb

Buku ini adalah terjemahan kitab Mukhtashar Kitab Al I’tisham karya imam Asy-Syathibi yang hidup di abad ke delapan hijriyah. Buku ini membahas seluk-beluk bid’ah, mulai dari definisi, macam dan sebab terjadinya bid’ah, sampai masalah hukuman dan akibat yang akan menimpa para pelaku bid’ah dan pembahasan penting lainnya seputar bid’ah. Kitab aslinya yang tebal dan detail diringkas dengan tujuan memudahkan kaum muslimin secara umum baik awam maupun terpelajar memahami kitab aslinya.

 

 

 

download-ebook

E-book: Syarah Hadist Arbain

11 Nov 2010

Cover ArbainIbnu Daqiq Al Ied “Syarah Hadist Arbain”
Media Hidayah| 67 hal | PDF | 650 kb

 

Hadits Arbain yang dihimpun Imam Nawawi memuat empat puluhan Hadits. Tiap-tiap Hadits merupakan landasan agama yang penting, para ulama menyebutnya sebagai poros ajaran Islam, separuh Islam, sepertiga Islam, atau seperempat lain semacamnya. Kesemuanya merupakan hadits shahih yang sekaligus bersumber dari Shahih Bukhari dan Shahih Muslim.

 

Syarah Hadits Arbain Imam Nawawi dari Ibnu Daqiq Al Ied ini lebih memperjelas makna dari empat puluh Hadits tersebut. Uraian beliau sangat jelas serta mudah dipahami. Inilah salah satu alasan kami menghadirkan buku ini untuk anda. Semoga bermanfaat.

 

 

download-ebook