iftitah

Iftitah

07 Okt 2008

bismillahirrahmanirrahim

Segala puji hanyalah milik Alloh 'Azza wajalla, kami memujiNya dan kami meminta pertolongan kepadaNya. Aku berlindung kepada Alloh 'Azza wajalla dari kejahatan yang dibisikan oleh jiwa kami dan dari kejelekan amal perbuatan kami. Barang siapa yang disesatkan Alloh 'Azza wajalla , maka tiada seorangpun yang dapat menunjukinya, dan barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Alloh 'Azza wajalla maka tiada seorangpun yang dapat menghalanginya.

Aku bersaksi bahwa tiada Illah yang wajib disembah kecuali Alloh 'Azza wajalla dan aku bersaksi bahwasanya Nabi Muhammad Shalallohu'alaihi wasallam adalah hambaNya dan utusanNya.

Ikhfah fillah….

Sekedar pembuka web pertama ini, ana mengingatkan kepada diri ana dan keluarga serta rekan-rekan semua, bahwasanya hidup ini adalah bagian kecil dari perjalanan panjang kita menuju kehidupan yang kekal esok. Maka, orang yang pandai adalah orang yang meyakini dan mempersiapkan dirinya untuk kehidupan yang kekal itu.

quranUntuk itu, semoga kecanggihan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadikan sarana buat kita untuk lebih bersyukur dengan lebih banyak menimba ilmu, mengamalkan dan istiqomah dalam menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya.

Satu hal yang ingin saya nasihatkan kepada diri dan rekan sekalian tentang prinsip kita dalam mengkaji agama : Menuntut ilmu agama tidak cukup bermodal semangat saja. Harus tahu pula rambu-rambu yang telah digariskan syariat. Tujuannya agar tidak bingung menghadapi seruan dari banyak kelompok dakwah. Dan yang paling penting, tidak terjatuh kepada pemahaman yang menyimpang!

Dewasa ini banyak sekali ‘jalan’ yang ditawarkan untuk mempelajari dienul Islam. Masing-masing pihak sudah pasti mengklaim jalannya sebagai yang terbaik dan benar. Melalui berbagai cara mereka berusaha meraih pengikut sebanyak-banyaknya. Lihatlah sekeliling kita. Ada yang menawarkan jalan dengan memenej qalbunya, ada yang mengajak untuk ikut hura-huranya politik, ada yang menyeru umat untuk segera mendirikan Khilafah Islamiyah, ada pula yang berkelana dari daerah satu ke daerah lain mengajak manusia ramai-ramai ke masjid.

Namun lihat pula sekeliling kita. Kondisi umat Islam masih begini-begini saja. Kebodohan dan ketidakberdayaan masih menyelimuti. Bahkan sepertinya makin bertambah parah. Adakah yang salah dari tindakan mereka? Ya, bila melihat kondisi umat yang semakin jatuh dalam kegelapan, sudah pasti ada yang salah. Mengapa mereka tidak mengajak umat untuk kembali mempelajari agamanya saja? Mengapa mereka justru menyibukkan umat dengan sesuatu yang berujung kesia-siaan?

Akhirnya, saya mohon maaf bila banyak yang 'nggak sreg'. Semoga keberadaan web blog ini bermanfaat bagi kita semua. Amin...

Bumi Alloh, Desember 2008

{extranews}off{/extranews}