“Adakah keinginan bagimu untuk membersihkan diri (dari kesesatan). Dan kamu akan kupimpin ke jalan Rabbmu, agar supaya kamu takut kepadaNya?”
(QS An Nazi'at: 18 -19)
Tidak banyak buku yang ditulis oleh para penulis Muslim yang berkaitan dengan tazkiyatun nufus sebanyak buku-buku yang ditulis mengenai masalah ‘aqidah, fiqih, hadits, sejarah dan lain-lain. Ironisnya dari yang sedikit itu hanya beberapa gelintir buku yang ditulis secara ilmiyah berdasarkan dalil-dalil dari al-Qur-an dan as-Sunnah yang shahih. Sebagian besar buku-buku tentang itu ditulis oleh pengarang-pengarang shufi yang sarat dengan cerita-cerita takhayyul dan khurafat tashawwuf yang menyesatkan.
Untaian nasehat yang ditujukan kepada generasi muda Ahlus Sunnah wal Jama'ah, yang dituliskan dalam rangka ikut andil dalam menunaikan kewajiban menasehati kaum muslimin dan mendamaikan antara Ahlus Sunnah, sebagaimana yang dianjurkan dalam banyak dalil syariat. Nasehat ini adalah fenomena yang dialami oleh banyak pemuda salafiyin di berbagai negeri Islam, dan bahkan di negeri-negeri ini islam yang dihuni oleh minoritas islam yaitu berupa perpecahan yang besar.
Benarkah Khalifah Pertama Abu Bakar ash-Shiddiq Radhiallahu 'anhu diracun hingga menyebabkan kematian beliau? Benarkah penyebab dicopotnya Khalid bin al-Walid RA dari jabatannya sebagai panglima pasukan karena adanya intrik pribadi antara dia dengan Umar bin al-Khaththab RA? Benarkah isu-isu tendensius yang menyebutkan bahwa Utsman bin Affan RA lebih mengutamakan karib kerabat untuk memegang jabatan-jabatan strategis dalam pemerintahan seperti yang dituduhkan sebagian orang? Apa yang melatar-belakangi peperangan Jamal yang terjadi antara Ali bin Abi Thalib RA dengan az-Zubair, Thalhah dan 'Aisyah RA? Dan Apa pula yang melatarbelakangi peperangan antara Ali bin Abi Thalib t dengan Mu'awiyah t di Shiffin?Benarkah isu yang menyebutkan bahwa al-Hasan bin Ali RA diracun oleh Mu'awiyah t hingga menyebabkan kematiannya? Begitu banyak isu-isu kontroversial yang disebutkan dalam buku-buku sejarah yang perlu diluruskan. Contoh-contoh di atas hanyalah sebagian kecil dari penyimpangan sejarah. Buku yang hadir di hadapan pembaca ini berusaha meluruskan penyimpangan-penyimpangan tersebut. Dipetik dari al-Bidayah wan Nihayah, sebuah karya monumental seorang ulama besar yang tidak asing lagi; al-Hafizh Imaduddin Abul Fida' Ismail bin Umar bin Katsir yang lebih dikenal dengan nama Ibnu Katsir. Dalam buku ini pembaca dapat membaca sejarah Khulafa'ur Rasyidin dan dapat menyaksikan masa-masa keemasan Islam yang disajikan secara apik oleh Dr. Muhammad bin Shamil as-Sulami. Tak pelak, kehadiran buku ini akan meluruskan penyimpangan sejarah yang banyak diselewengkan oleh tangan-tangan jahi...
Judul : Mereka Adalah Para Tabiin
Penyusun : DR. Abdurrahman Ra'fat Al-Bassya
Penerbit : Pustaka At Tibyan
Halaman : 420 hal.
"Kemunduran sebuah bangsa, karena mereka tidak mengenal sejarah dan tokoh-tokoh mereka" demikianlah yang diungkapkan oleh seorang sejarawan Islam Ibnu Khaldun dalam kitab Al-Muqaddimahnya. Mungkin inilah salah satu sebab kemunduran Islam abad ini.
Kaum muslimin lebih mengenal sejarah agama lain dan tokoh-tokohnya daripada sejarah agama mereka sendiri. Padahal dengan mengenal sejarah Islam dan tokoh-tokohnyalah, kita akan menggenggam kembali dunia ini, sebagaimana para pendahulu kita. Tahukah Anda, bahwa di antara sejarah Islam yang ditulis dengan tinta emas oleh para sejarawan Islam dan Barat adalah Sejarah Tabi'in. Ada apa dengan mereka?
Mengapa Sejarawan Barat ikut mengabadikan sejarah mereka, dan membahasnya dalam kajian-kajian dan literatur-literatur ilmiyah mereka?
Pastikan Anda membaca buku ini!
Hudzaifah Ibnu al-Yaman, seorang sahabat yang dikenal sebagai penjaga rahasia Nabi pernah berkata, “DiEnsiklopedia Bid'ah saat kebanyakan manusia bertanya kepada Rasulullah tentang kebaikan, aku malah bertanya kepadanya tentang keburukan, karena aku takut akan terperosok ke dalamnya.” Setelah kepergiannya, kita melihat banyak manusia terperosok ke jurang kesesatan, karena mereka hanya belajar tentang pintu – pintu kebajikan semata, namun melupakan pengetahuan tentang jurang – jurang kesesatan.Buku Tafsir Shalat ini merupakan salah satu karya dari Ustadz Ammi Nur Baits ini merupakan salah satu buku yang isinya mengajak pembaca untuk memahami isi shalat, secara lahir dan batin sehingga akan membantu untuk meningkatkan khusyuk dalam shalat yang akhirnya menjadikan shalat yang dilakukan menjadi lebih baik atau lebih sempurna kualitasnya.
Di dalam buku ini dijelaskan urutan tata cara shalat berdasarkan dalil yang ada, dengan disertai perenungan terhadap gerakan dan bacaan dalam shalat dan ajakan untuk fokus dalam melaksanakan ibadah sholat karena hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kekhusyukan seseorang dalam sholat dan kualitas ibadah shalat yang dilakukan.
Penulis: Ammi Nur Baits
Penerbit: Muamalah Publishing
Tebal: 312 halaman
Harga: Rp. 110.000