بِسْـمِ اللَّهِ الرحمن الرحيم
Dari Abi Sa’id al-Khudri radhiyallahu’anhu secara marfu', bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,
عن أبي سعيد الخدري- رضي الله عنه- مرفوعاً: «لا تبيعوا الذهب بالذهب إلا مثِلْاً بمثل، ولا تُشِفُّوا بعضها على بعض، ولا تبيعوا الوَرِقَ بالوَرِقِ إلا مثلا بمثل، ولا تُشفوا بعضها على بعض، ولا تبيعوا منها غائبا بناجز».
“Janganlah kamu menjual emas kecuali sama, janganlah kamu tambah sebagiannya atas sebagian yang lain, janganlah kamu menjual perak dengan perak kecuali sama, janganlah kamu tambah sebagiannya atas sebagian yang lain, dan janganlah kamu menjual emas dan perak yang barang-barangnya belum ada dengan kontan.”
(Muttafaqun ‘alaih: Fathul Bari IV: 379 no: 2177, Muslim III: 1208 no: 1584, Nasa’i VII: 278 dan Tirmidzi II: 355 no: 1259 semakna).
Selengkapnya: Al-Wajiz | Kitab Al-Buyu' (Jual Beli) | Bab Riba #3
بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
📗┃Kajian Kitab: Khulashatul Kalam 'alaa Umdatul Ahkam ┃ Download Kitab
✍┃Karya: Syaikh Abdullah Alu Bassam Rahimahullah
🗓┃Hari/Tanggal: Selasa, 1 Sya'ban 1447 / 20 Januari 2026
🎙┃Bersama Ustadz Mohammad Alif, Lc. M.Pd 𝓱𝓪𝓯𝓲𝔃𝓱𝓪𝓱𝓾𝓵𝓵𝓪𝓱 - Staff Pengajar Ma'had Imam Bukhari Solo
🕌┃Tempat: Masjid Al-Ikhlash Jl. Adi Sucipto - Kerten Solo
📖 ┃Daftar Isi:
Dari Ibunda ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan,
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُفِّنَ فِي ثَلَاثَةِ أَثْوَابٍ يَمَانِيَةٍ بِيضٍ سَحُولِيَّةٍ مِنْ كُرْسُفٍ لَيْسَ فِيهِنَّ قَمِيصٌ وَلَا عِمَامَةٌ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam (ketika wafat) dikafani jasadnya dengan tiga helai kain yang sangat putih terbuat dari katun dari negeri Yaman dan tidak dikenakan padanya baju dan serban (tutup kepala).” (HR. Bukhari no. 1264 dan Muslim no. 941)
Selengkapnya: Khulasatul Kalam: Hadits-hadits Seputar Shalat Jenazah dan Pengurusannya
بِسْـمِ اللَّهِ الرحمن الرحيم
Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- آكِلَ الرِّبَا وَمُوكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ وَقَالَ هُمْ سَوَاءٌ.
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemakan riba (rentenir), penyetor riba (nasabah yang meminjam), penulis transaksi riba (sekretaris) dan dua saksi yang menyaksikan transaksi riba.” Kata beliau, “Semuanya sama dalam dosa.” (HR. Muslim, no. 1598).
Laknat maknanya dijauhkan dari rahmat Allah ﷻ. Padahal rahmat-Nya sangat kita butuhkan.
Selain Allah memiliki sifat rahmat (kasih sayang) yang sempurna sesuai dengan kemuliaan-Nya, Dia juga menciptakan kasih sayang. Allah ciptakan kasih sayang menjadi 100 bagian. Antar bagian jaraknya seperti antara langit dengan bumi.
Satu bagian dari 100 rahmat itu ditebarkan di dunia, sehingga para makhluk saling mengasihi satu sama lain. Sedangkan 99 bagian yang tersisa Allah simpan untuk di akhirat.
Selengkapnya: Al-Wajiz | Kitab Al-Buyu' (Jual Beli) | Bab Riba #2
بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
📗┃Kajian Kitab: Khulashatul Kalam 'alaa Umdatul Ahkam ┃ Download Kitab
✍┃Karya: Syaikh Abdullah Alu Bassam Rahimahullah
🗓┃Hari/Tanggal: Selasa, 17 Rajab 1447 / 6 Januari 2026
🎙┃Bersama Ustadz Mohammad Alif, Lc. M.Pd 𝓱𝓪𝓯𝓲𝔃𝓱𝓪𝓱𝓾𝓵𝓵𝓪𝓱 - Staff Pengajar Ma'had Imam Bukhari Solo
🕌┃Tempat: Masjid Al-Ikhlash Jl. Adi Sucipto - Kerten Solo
📖 ┃Hadist: Kitab Taysiiril Alam 'alaa Umdatil Ahkam ( كتاب تيسير العلام شرح عمدة الأحكام).
Daftar Isi:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengajarkan shalat meskipun dalam keadaan takut (berperang) dan jama’ah. Ini menunjukkan pentingnya shalat dan shalat berjama’ah.
Bahkan nabi menjelaskan dalam beberapa hadits. Ibnu Hazm dan Ibnul Arabi mengatakan ada 16 cara dalam shalat khauf dan ulama lainya mengatakan, 6-7 cara seperti disampaikan Ibnul Qayyim Rahimahullah.
عَنْ عَبْدِ الله بن عُمَرَ بن الخَطَّابِ رضيَ الله عَنْهُمَا قَال: صَلَّى بنَا رَسُولُ الله صلى الله عليه وسلم صلاَةَ الخَوْفِ في بعض أيامه التي لَقِيَ فِيهَا العَدُوَّ، فَقَامت طَاَئِفَة مَعَه، وَطَائفَة بإزَاء العَدُوِّ، فَصَلَّى بالذين مَعه رَكْعَةً ثمَّ ذَهَبُوا، وَجَاءَ الآَخَرُون فَصَلَّى بهمْ رَكْعَةً، وَقضت الطَّاِئفَتَانِ رَكعَةً رَكعَةً.
Dari Abdullah bin Umar bin al-Khattab radhiyallahu anhuma, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah shalat witir bersama kami pada beberapa hari ketika beliau menemui musuh. Satu kelompok berdiri bersamanya, dan satu kelompok menghadap musuh. Beliau shalat bersama satu kelompok satu rakaat, kemudian mereka pergi; kelompok lain datang, beliau shalat bersama mereka satu rakaat, dan kedua kelompok itu menyelesaikan shalat masing-masing satu rakaat.
Selengkapnya: Khulasatul Kalam: Hadits-hadits Seputar Shalat Khauf dan Jenazah
بِسْـمِ اللَّهِ الرحمن الرحيم
Telah dibahas pada pertemuan sebelumnya, beberapa jual beli yang dilarang:
1. Jual beli secara Gharar (yang tidak jelas sifatnya).
2. Jual Beli Secara Mulamasah dan Munabadzah.
3. Jual Beli Barang secara Habalul Habalah.
4. Jual Beli dengan Lemparan Batu Kecil.
5. Upah Persetubuhan Pejantan.
Selanjutnya:
Selengkapnya: Al-Wajiz | Kitab Al-Buyu' (Jual Beli) | Jual Beli yang Dilarang #2