بسم الله الرحمن الرحيم
📚┃Materi : "Haadzihi 'Aqidatunaa"
✍🏼┃Karya : Abu Umair Majdi bin Arafat Al-Mishri Hafidzahullah
🎙┃Pemateri : Ustadz Mohammad Alif, Lc, M.Pd Hafidzahullah (Pengajar Ilmu Syar'i Pondok Pesantren Imam Bukhari)
🗓┃Hari & Tanggal : Hari Jum'at, 22 Mei 2026 / 5 Dzulhijjah 1447 H
🕰┃Waktu : Ba'da Maghrib - Isya'
🕌┃Tempat : Masjid Al-Qomar - Jl. Slamet Riyadi No. 414 Rel Bengkong Purwosari, Solo, Jawa Tengah 57142
Inilah Aqidah Kami - Pertemun#9 [Orang-orang yang melakukan dosa baik dosa-dosa besar (selain syirik) dan meninggal sebelum bertaubat, tidaklah kekal di neraka]
Orang-orang yang melakukan dosa-dosa besar meskipun semuanya, tidaklah kekal di neraka, tetapi di bawah kehendak Allah ﷻ. Kalau memang harus masuk neraka karena dosa-dosa besar dan belum bertaubat, akan ada waktunya keluar dari neraka, karena adanya syafa'at, atau kebaikan yang pernah dilakukan atau ucapan kalimat laa ilaaha illallah saat hidupnya, akan bermanfaat kelak.
Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
يَخْرُجُ مِنْ النَّارِ مَنْ قَالَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَفِي قَلْبِهِ وَزْنُ شَعِيرَةٍ مِنْ خَيْرٍ
“Pasti keluar dari neraka orang yang mengucapkan Laa ilaaha illallah dan di dalam hatinya ada sebesar biji sawi dari kebaikan.” (HR. Bukhari)
مَنْ قَالَ لا إله إلا الله نفَعَتْهُ يَوْمًا مِنْ دَهْرِهِ أَصَابَهُ قَبْلَ ذلِكَ مَا أَصَابَهُ
Siapa pun yang mengucapkan "Tidak ada illah yang wajib disembah kecuali Allah" akan mendapatkan manfaat darinya suatu hari nanti dalam hidupnya, terlepas dari apa pun yang menimpanya sebelum itu. Hal ini disebutkan dalam hadits.
Diriwayatkan oleh al-Tabarani dalam al-Mu'jam al-Awsat (3486), al-Mu'jam al-Saghir (393), dan al-Bayhaqi dalam al-Shu'ab (97), semuanya dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu.
Jika ia bertemu dengan Tuhannya dengan semua dosa kecuali menyekutukan Allah, meskipun ia dihukum karenanya, tujuan akhirnya adalah Surga. Hanya mereka yang ditakdirkan untuk neraka yang akan tetap tinggal di sana, artinya mereka yang akan tinggal di sana (karena kekafiran dan pembatal keislaman), atau mereka yang disebutkan dalam Al-Quran sebagai orang yang disiksa, sebagaimana dinyatakan dalam hadits Nabi.
Selengkapnya: Hadzihi Aqidatuna#9 | Hukum Pelaku Dosa Besar dan Mencintai Sahabat
بسم الله الرحمن الرحيم
📚┃Materi : "Haadzihi 'Aqidatunaa"
✍🏼┃Karya : Abu Umair Majdi bin Arafat Al-Mishri Hafidzahullah
🎙┃Pemateri : Ustadz Mohammad Alif, Lc, M.Pd Hafidzahullah (Pengajar Ilmu Syar'i Pondok Pesantren Imam Bukhari)
🗓┃Hari & Tanggal : Hari Jum'at, 23 Januari 2026 M / 4 Sya'ban 1447 H
🕰┃Waktu : Ba'da Maghrib - Isya'
🕌┃Tempat : Masjid Al-Qomar - Jl. Slamet Riyadi No. 414 Rel Bengkong Purwosari, Solo, Jawa Tengah 57142
Inilah Aqidah Kami - Pertemun#7 [Beriman Adanya Syafa'at]
Keyakinan akan syafaat pada Hari Kiamat, bahwa itu benar sebagaimana yang telah disampaikan dan ditegaskan oleh Nabi (shalawat dan salam kepadanya), dan bahwa itu diperuntukkan bagi orang-orang Islam. Adapun bagi orang-orang kafir, Allah ﷺ berfirman:
فَمَا تَنْفَعُهُمْ شَفَاعَةُ الشّٰفِعِيْنَۗ ٤٨
Maka, tidak berguna lagi bagi mereka syafaat (pertolongan) dari para pemberi syafaat. [Al-Muddaththir: 48].
Syafa’at hanya akan terjadi dengan izin Allah dan ridha-Nya baik kepada pemberi syafaat maupun kepada orang yang diberi syafa’at. Allah ﷻ berfirman:
يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يَشْفَعُوْنَۙ اِلَّا لِمَنِ ارْتَضٰى وَهُمْ مِّنْ خَشْيَتِهٖ مُشْفِقُوْنَ ٢٨
Dia (Allah) mengetahui segala sesuatu yang ada di hadapan mereka (malaikat) dan yang ada di belakang mereka. Mereka tidak memberi syafaat melainkan kepada orang yang Dia ridai dan mereka selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya. [Al-Anbiya: 28].
بسم الله الرحمن الرحيم
📚┃Materi : "Haadzihi 'Aqidatunaa"
✍🏼┃Karya : Abu Umair Majdi bin Arafat Al-Mishri Hafidzahullah
🎙┃Pemateri : Ustadz Mohammad Alif, Lc, M.Pd Hafidzahullah (Pengajar Ilmu Syar'i Pondok Pesantren Imam Bukhari)
🗓┃Hari & Tanggal : Hari Jum'at, 28 November 2025/ 7 Jumadil Akhir 1447 H
🕰┃Waktu : Ba'da Maghrib - Isya'
🕌┃Tempat : Masjid Al-Qomar - Jl. Slamet Riyadi No. 414 Rel Bengkong Purwosari, Solo, Jawa Tengah 57142
Inilah Aqidah Kami - Pertemun#4
Pembahasan yang lalu kita telah membahas:
Selengkapnya: Hadzihi Aqidatuna#4 | Iman Kepada Kitab-kitabNya