Kategori Fiqh

Pemahaman muslimin mengenai praktik-praktik ibadah berdasarkan Syariat
Kajian Bertema Fiqh
Hari Tasyrik

Apa sih hari tasyriq?

Imam Nawawi berkata, “Hari tasyriq adalah tiga hari setelah Idul Adha (yaitu 11, 12, 13 Dzulhijjah). Tasyriq berarti mendendeng atau menjemur daging qurban di terik matahari. Dalam hadits disebutkan, hari tasyriq adalah hari untuk memperbanyak dzikir yaitu takbir dan lainnya.” (Syarh Shahih Muslim, 8: 18).

Hal-hal berkaitan hari tasyriq yang perlu diketahui:

Dilarang Puasa

Nabi ﷺ bersabda:

أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ وَذِكْرٍ لِلَّهِ

"Hari-hari tasyriq adalah hari makan, minum dan dzikir mengingat Allah" (HR. Muslim).

Hari makan dan minum maksudnya hari tidak boleh puasa. Larangan puasa ini berlaku untuk puasa qodho atau pun puasa sunnah.

Perbanyak Takbir

Disunnahkan bertakbir kapanpun tidak terikat waktu dan setelah shalat fardhu sejak awal Dzulhijjah sampai 13 Dzulhijjah.

Allah Ta’ala berfirman:

وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ

"Dan agar mereka menyebut nama Allah pada beberapa hari yang telah ditentukan" (QS. Al-Hajj : 28).

Maksud hari-hari yang telah ditentukan ialah 10 hari pertama Dzulhijjah.

Allah Ta’ala berfirman:

وَاذْكُرُوا اللَّهَ فِي أَيَّامٍ مَعْدُودَاتٍ

"Dan berdzikirlah kepada Allah pada hari yang telah ditentukan jumlahnya" (QS. Al-Baqarah 203).

Hari yang telah ditentukan jumlahnya maknanya 3 hari tasyriq.

Masih Ada Kesempatan Berqurban

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

كُلُّ أَيَّامِ التَّشْرِيقِ ذَبْحٌ

“Di setiap hari tasyrik, boleh menyembelih” (HR. Ahmad, ibn Hibban, Ad-Daruquthni, dan yang lainnya).

Ali bin Abi Thalib menegaskan, "Hari penyembelihan kurban adalah: hari raya dan tiga hari setelahnya (hari tasyriq)" (Jam’iul Fiqh, 3/576).

Perbanyak Doa

Allah Ta’ala berfirman, “Maka di antara manusia (yang berhaji) ada yang berdoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia”, dan tiadalah baginya bagian (yang menyenangkan) di akhirat. Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: “Robbana aatina fid dunya hasanah wa fil akhiroti hasanah wa qina ‘adzaban naar” [Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka]” (QS. Al Baqarah: 200-201).

Anas bin Malik mengatakan, “Doa yang paling banyak dibaca oleh Nabi ﷺ “Allahumma Robbana aatina fid dunya hasanah wa fil akhiroti hasanah wa qina ‘adzaban naar” (HR. Bukhari Muslim).

Perbanyak Ibadah.

Ibadah apa saja dengan segala modelnya, asalkan ada tuntutan dari Nabi shalallahu 'alaihi wa salam. Takbir, tahmid, tahlil, infaq, sedekah, membantu orang yang terkena musibah, tersenyum, berbakti kepada orang tua, dll.

Nabi menerangkan bahwa hari tasyriq adalah hari yang sangat istimewa di sisi Allah.

ﺇِﻥَّ ﺃَﻋْﻈَﻢَ ﺍﻷَﻳَّﺎﻡِ ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺗَﺒَﺎﺭَﻙَ ﻭَﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﻳَﻮْﻡُ ﺍﻟﻨَّﺤْﺮِ ﺛُﻢَّ ﻳَﻮْﻡُ ﺍﻟْﻘَﺮِّ

“Sesungguhnya hari yang paling mulia di sisi Allah Tabaroka wa Ta’ala adalah hari Idul Adha dan yaumul Qarr (hari tasyriq)” (HR. Abu Dawud dishahihkan oleh Al-Albani).


رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Wahai Rabb kami, berilah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungi kami dari siksa neraka. Aamiin.

Semoga bermanfaat.

•┈┈┈┈┈┈•❀❁✿❁❀•┈┈┈┈┈•

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

  • Media
    Sarana belajar Agama Islam melalui video dan audio kajian dari Asatidz Indonesia yang bermanhaj salaf...
    Ebook
    Bahan bacaan penambah wawasan berupa artikel online maupun e-book yang bisa diunduh. Ebook Islami sebagai bahan referensi dalam beberapa topik yang insyaAllah bermanfaat.
  • image
    Abu Hazim Salamah bin Dînâr Al-A’raj berkata, “Setiap nikmat yang tidak mendekatkan kepada Allah, maka hal tersebut adalah ujian/petaka.” [Diriwayatkan oleh Ibnu Abid Dunyâ dalam Asy-Syukr Lillâh]
    image
    ‘Ammâr bin Yâsir radhiyallâhu ‘anhumâ berkata,“Ada tiga perkara, siapa yang mengumpulkannya, sungguh dia telah mengumpulkan keimanan: inshaf dari jiwamu, menebarkan salam kepada alam, dan berinfak bersama kefakiran.” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhâry secara Mu’allaq dan Al-Baihaqy]

Share Some Ideas

Punya artikel menarik untuk dipublikasikan? atau ada ide yang perlu diungkapkan?
Kirim di Sini