ุจูุณูููููููููููููููููููู ู ุงูููู ุงูุฑููุญูู ููู ุงูุฑููุญูููู ู
๐โKajian Kitab: Khulashatul Kalam 'alaa Umdatul Ahkam โ Download Kitab
โโKarya: Syaikh Abdullah Alu Bassam Rahimahullah
๐โHari/Tanggal: Selasa, 17 Rajab 1447 / 6 Januari 2026
๐โBersama Ustadz Mohammad Alif, Lc. M.Pd ๐ฑ๐ช๐ฏ๐ฒ๐๐ฑ๐ช๐ฑ๐พ๐ต๐ต๐ช๐ฑ - Staff Pengajar Ma'had Imam Bukhari Solo
๐โTempat: Masjid Al-Ikhlash Jl. Adi Sucipto - Kerten Solo
๐ โHadist: Kitab Taysiiril Alam 'alaa Umdatil Ahkam ( ูุชุงุจ ุชูุณูุฑ ุงูุนูุงู
ุดุฑุญ ุนู
ุฏุฉ ุงูุฃุญูุงู
).
Daftar Isi:
- ุจุงุจ ุตูุงุฉ ุงูุฎููBab: Shalat Khauf
ุจุงุจ ุตูุงุฉ ุงูุฎูู
Bab: Shalat Khauf
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengajarkan shalat meskipun dalam keadaan takut (berperang) dan jamaโah. Ini menunjukkan pentingnya shalat dan shalat berjamaโah.
Bahkan nabi menjelaskan dalam beberapa hadits. Ibnu Hazm dan Ibnul Arabi mengatakan ada 16 cara dalam shalat khauf dan ulama lainya mengatakan, 6-7 cara seperti disampaikan Ibnul Qayyim Rahimahullah.
๐ Hadits ke-1/149: Cara Shalat Khauf dari Hadits Abdullah bin Umar
ุนููู ุนูุจูุฏู ุงููู ุจู ุนูู ูุฑู ุจู ุงูุฎูุทููุงุจู ุฑุถูู ุงููู ุนูููููู ูุง ููุงู: ุตููููู ุจููุง ุฑูุณูููู ุงููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ุตูุงูุฉู ุงูุฎููููู ูู ุจุนุถ ุฃูุงู ู ุงูุชู ูููููู ูููููุง ุงูุนูุฏููููุ ููููุงู ุช ุทูุงูุฆูููุฉ ู ูุนููุ ููุทูุงุฆููุฉ ุจุฅุฒูุงุก ุงูุนูุฏููููุ ููุตููููู ุจุงูุฐูู ู ูุนู ุฑูููุนูุฉู ุซู ูู ุฐูููุจููุงุ ููุฌูุงุกู ุงูุขูุฎูุฑููู ููุตููููู ุจูู ู ุฑูููุนูุฉูุ ูููุถุช ุงูุทููุงูุฆููุชูุงูู ุฑููุนูุฉู ุฑููุนูุฉู.
Dari Abdullah bin Umar bin al-Khattab radhiyallahu anhuma, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah shalat witir bersama kami pada beberapa hari ketika beliau menemui musuh. Satu kelompok berdiri bersamanya, dan satu kelompok menghadap musuh. Beliau shalat bersama satu kelompok satu rakaat, kemudian mereka pergi; kelompok lain datang, beliau shalat bersama mereka satu rakaat, dan kedua kelompok itu menyelesaikan shalat masing-masing satu rakaat.
๐กFaedah yang Dapat Diambil dari Hadits ke-149:
- Hukum shalat khauf (shalat ketika takut) ketika ada ancaman atau bahaya baik dalam keadaan mukim maupun safar.
- Melakukan shalat khauf sesuai dengan tata cara yang disebutkan dalam hadits Abdullah bin Umar di atas.
- Gerakan yang banyak karena alasan maslahat shalat atau darurat, tidak membatalkan shalat.
- Tekad yang kuat untuk menunaikan shalat tepat waktu dan berjamaah.
- Memperhatikan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap musuh agama.
*****
๐ Hadits ke-2/150: Cara Shalat Khauf - Dzat ar-Riqaโ dari Hadits Yazid bin Ruman
ุนููู ููุฒูุฏู ุจู ุฑููู ูุงูู ุนููู ุตูุงููุญู ุจู ุฎููููุงุชู ุจู ุฌูุจูููุฑู ุนูู ูููู ุตููููู ู ูุนู ุฑูุณููู ุงููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ุตููุงูุฉู ุฐูุงุชู ุงูุฑููููุงุนู ุตููุงูุฉู ุงูุฎููููู: ุฃููู ุทูุงูุฆูุฉ ุตููููุชู ู ูุนููู ููุทูุงุฆูููุฉู ูุฌูุงูู ุงูุนูุฏููููุ ูุตููููู ุจูุงูุฐูู ู ูุนููู ุฑูููุนูุฉูุ ุซูู ุซูุจูุชู ููุงูุฆู ุงู ููุฃุชู ูุง ูุฃูููุณูููู ูุ ุซู ุงูุตูุฑููุง ููุตูููููุง ููุฌูุงูู ุงูุนูุฏูุ ููุฌูุงุกูุชู ุงูุทุงูุฆููุฉู ุงูุฃุฎูุฑูู ููุตูููู ุจูููู ู ุงูุฑูุนูุฉู ุงูุชู ุจููููุชู ุซู ูู ุซุจุช ุฌุงููุณุงู ููุฃูุชู ูููุง ูุฃูููุณููู ู ุซูู ูู ุณููููู ู ุจููู .
Dari Yazid bin Ruman dari Salih bin Khawat bin Jubair tentang siapa yang shalat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam shalat Dzat ar-Riqaโ atau shalat takut: Sesungguhnya sekelompok orang berbaris bersamanya dan sekelompok menghadap arah musuh. Maka beliau shalat bersama orang-orang yang bersamanya satu rakaat, kemudian berdiri tegak dan mereka menyelesaikan shalat untuk diri mereka sendiri. Setelah itu mereka mundur, berbaris menghadap musuh, dan kelompok lain datang. Beliau shalat bersama mereka rakaat yang tersisa, kemudian duduk tegak dan mereka menyelesaikan shalat untuk diri mereka sendiri, lalu beliau salam bersama mereka.
๐ก Faedah yang dapat diambil dari hadits ke-150:
- Shalat dengan cara ini sesuai untuk arah musuh yang dilakukan di luar kiblat.
- Pemisahan makmum dari imam untuk alasan seperti ini diperbolehkan.
*****
๐ Hadits ke-3/151: Cara Shalat Khauf dari Hadits Jabir bin Abdullah Al-Ansari
ุนู ุฌูุงุจูุฑู ุจู ุนูุจูุฏู ุงููู ุงูุฃูุตูุงุฑูู ุฑูุถู ุงููู ุนูููููู ุง ูุงู: ุดูููุฏุชู ู ุน ุฑุณููู ุงููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ุตููุงูุฉู ุงูุฎููููุ ูุตูููููุง ุตููููููู ุฎููููู ุฑูุณููู ุงููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ููุงูุนูุฏูููู ุจููููุง ููุจููููู ุงูููุจููุฉูุ ููููุจููุฑู ุงููุจู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ููุจูููุฑููุง ุฌูู ููุนุงู ุซูู ุฑูููุนู ููุฑูููุนููุง ุฌูู ูุนุงุ ุซูู ูู ุฑูููุนู ุฑูุฃุณูู ู ููู ุงูุฑูููุนู ููุฑูููุนููุง ุฌูู ููุนุงุ ุซูู ูู ุงูุญูุฏูุฑู ุจุงูุณููุฌููุฏู ููุงูุตู ุงูููุฐูู ููููููุ ููููุงู ู ุงูุตููู ุงูู ูุคูุฎููุฑู ูู ููุญูุฑู ุงูุนูุฏูููุ ูููู ุง ููุถูู ุงููุจู ุตููููู ุงููู ุนูููููู ููุณููู ู ุงูุณููุฌููุฏู ููููุงู ู ุงูุตู ุงูุฐูู ููููููุ ุงูุญูุฏูุฑู ุงูุตููููู ุงูู ูุคูุฎููุฑู ุจุงูุณุฌููุฏู ูููุงู ููุงุ ุซูู ุชูููุฏููู ู ุงูุตู ุงูู ูุคูุฎููุฑู ููุชูุฃุฎููุฑู ุงูุตููู ุงูู ูููุฏู ู ุซู ุฑูููุนู ุงููุจููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ููุฑููุนููุง ุฌูู ููุนุงูุ ุซู ูู ุฑูููุนูู ุฑูุฃุณููู ู ููู ุงูุฑูููุนู ููุฑูููุนูููุง ุฌูู ููุนุงูุ ุซู ูู ุงููุญูุฏูุฑู ุจูุงูุณุฌููุฏู ููุงูุตููููู ุงูุฐู ููููููู- ุงููุฐูู ููุงูู ู ูุคูุฎููุฑุงู ูู ุงูุฑููุนูุฉู ุงูุฃูููู- ููููุงู ู ุงูุตููููู ุงูู ูุคูุฎููุฑู ูู ููุญูุฑู ุงูุนุฏู.
ูููู ุง ููุถู ุงููุจู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ุงูุณููุฌููุฏู ููุงูุตููููู ุงููุฐูู ูููููุ ุงููุญูุฏุฑู ุงูุตู ุงูู ูุคูุฎุฑู ุจูุงูุณููุฌููุฏู ููุณูุฌูุฏูุงุ ุซู ุณููููู ู ุงููุจู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ููุณููููู ูููุง ุฌูู ููุนุงู.
ูุงู ุฌุงุจุฑ: ููู ูุง ููุตูุนู ุญูุฑูุณูููู ูุคููุงูุกู ุจูุฃู ูุฑูุงุฆููู .
ุฐูุฑู "ู ุณูู " ุจุชู ุงู ู.
ูุฐูุฑ ุงูุจุฎุงุฑู ุทุฑูุงู ู ููุ ูุฃูู ุตูู ุตูุงุฉ ุงูุฎูู ู ุน ุงููุจู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ูู ุงูุบุฒูุฉ ุงูุณุงุจุนุฉุ ุบุฒูุฉ " ุฐุงุช ุงูุฑูุงุน
Dari Jabir bin Abdullah Al-Ansari radhiyallahu 'anhuma berkata: Aku pernah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menunaikan Shalat Khauf. Kami berbaris menjadi dua barisan di belakang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dengan musuh di antara kami dan arah qiblat. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bertakbir dan kami pun semuanya bertakbir, lalu Beliau rukuk dan kami pun semuanya rukuk. Setelah itu Beliau mengangkat kepala dari rukuk dan kami semuanya mengikutinya. Kemudian Beliau sujud dan barisan yang di belakang Beliau ikut sujud, sementara barisan terakhir berdiri menghadapi musuh. Ketika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam selesai sujud dan barisan yang di belakang Beliau berdiri, barisan terakhir melakukan sujud dan kemudian berdiri. Setelah itu barisan terakhir maju dan barisan depan mundur, lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam rukuk dan kami semua ikut rukuk, kemudian Beliau mengangkat kepala dari rukuk dan kami semua ikut mengangkatnya, kemudian Beliau sujud dan barisan yang mengikutinya โ yang sebelumnya berada di belakang pada rakaat pertama โ berdiri menghadapi musuh.
Ketika Nabi ๏ทบ menyelesaikan sujud dan barisan yang berikutnya, barisan yang terakhir merunduk untuk sujud sehingga mereka sujud, kemudian Nabi ๏ทบ memberi salam dan kami semua ikut memberi salam.
Jabir berkata: Sama seperti penjaga kalian melakukan terhadap pemimpin kalian.
Disebutkan secara lengkap oleh Muslim.
Dan disebutkan sebagian oleh Bukhari, bahwa dia ๏ทบ shalat shalat ketakutan bersama Nabi ๏ทบ dalam peperangan ketujuh, perang "Dzat Ar-Riqaa".
๐กFaedah yang Dapat diambil dari Hadits ke-151:
- Shalat dengan cara ini sesuai dengan arah musuh karena musuh berada di arah kiblat.
- Kesempurnaan keadilan yang diterapkan Rasul ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู dengan membuat jari-jari tangan mereka saling bergantian dalam shalat dan penjagaan.
- Pergerakan yang diperlukan dan karena banyaknya tidak mengurangi kesempurnaan shalat.
- Kepemimpinan yang baik dan pengaturan pasukan serta menjauhkannya dari bahaya dan sergapan musuh.
*****
ุจุงุจ ููุชุงุจ ุงูุฌูููุงุฆุฒ
Bab: Kitab Jenazah
๐ Hadits ke-1/152: Shalat Ghaib bagi Raja Najasy dari Hadits Abu Hurairah
ุนููู ุฃุจู ููุฑูุฑุฉ ุฑูุถูู ุงููู ุนููููู ูุงู: ููุนููู ุงููููุจููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ุงููุฌูุงุดู ูู ุงูููููู ุงูุฐู ู ูุงุชู ููููู ููุฎูุฑูุฌู ุฅููู ุงููู ูุตููููู ูุตูููู ุจููู ู ููููุจููุฑู ุฃุฑูุจูุนูุงู.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menyampaikan kabar duka tentang al-Najasyi pada hari ia wafat dan keluar menuju tempat shalat, lalu menyusun mereka dalam barisan dan bertakbir sebanyak empat kali.
๐ Hadits ke-2/153: Shalat Ghaib bagi Raja Najasy dari Hadits Jabir
ุนู ุฌูุงุจุฑ ุฑูุถูู ุงููู ุนููููู ุฃููู ุงูููุจู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ุตููููู ุนูู ุงููููุฌูุงุดููููุ ููููููุชู ูู ุงูุตููููู ุงูุซุงูู ุฃู ุงูุซุงููุซ.
Dari Jabir radhiyallahu 'anhu bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam shalat untuk Najasyi, dan saya berada di baris kedua atau ketiga.
๐กFaedah yang Dapat diambil dari Hadits ke-152/153:
- Keabsahan shalat atas jenazah yang tidak hadir.
Ulama berbeda pendapat akan syariat shalat ghaib:
- Takbir dalam shalat jenazah adalah empat kali. Masalah Mengangkat tangan: ada yang berpendapat pada setiap takbir dan sebagian berpendapat hanya mengangkat tangan pada takbiratul ihram saja.
- Dianjurkan agar banyak orang yang shalat karena mereka menjadi syafaat dan karena mereka membentuk tiga barisan.
- Boleh memberitahukan kematian jenazah untuk kepentingan tertentu, dan hal ini bukan termasuk mengumumkan kematian seperti di masa jahiliyah yang dilarang.
*****
๐ Hadits ke-3/154: Keabsahan Sholat Jenazah di atas Kuburan
ุนู ุงุจูู ุนูุจููุงุณ ุฑูุถู ุงููู ุนูููููู ูุง: ุฃููู ุงููููุจููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ูุณููููู ู ุตููููู ุนููู ููุจูุฑ ุจูุนูุฏู ู ูุง ุฏูููููุ ููููุจููุฑ ุนููููููู ุฃุฑูุจูุนุงู.
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma: Bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam shalat di atas kubur setelah dikuburkan, lalu beliau mengucapkan takbir empat kali.
๐กFaedah yang Dapat diambil dari Hadits ke-154:
Keabsahan sholat di atas kuburan dan bahwa sholat itu sama seperti sholat di hadapan orang yang hadir.
Dalam hadits lain:
ูุนููู ุฃูุจูู ููุฑูููุฑูุฉู ุฑูุถููู ุงูููู ุนููููู -ููู ููุตููุฉู ุงููู ูุฑูุฃูุฉู ุงูููุชูู ููุงููุชู ุชูููู ูู ุงููู ูุณูุฌูุฏู- ููุงู: ููุณูุฃููู ุนูููููุง ุงููููุจูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููููุงูููุง: ู ูุงุชูุชู, ููููุงูู: โุฃููููุงู ููููุชูู ู ุขุฐูููุชูู ูููููโ? ููููุฃููููููู ู ุตูุบููุฑููุง ุฃูู ูุฑูููุง. ููููุงูู: โุฏูููููููู ุนูููู ููุจูุฑูููุงโ, ููุฏููููููู, ููุตููููู ุนูููููููุง.
Dari Abu Hurairah radhiyallahuโanhu. Beliau berkisah tentang seorang wanita yang biasa membersihkan masjid (di masa Nabi).
Nabi shallallahuโalaihiwasallam, menanyakan tentang kabar wanita itu, para sahabat menjawab, โIa telah meninggal.โ
โ Mengapa kalian tidak mengabariku?โ Tanya Nabi shallallahuโalaihiwasallam kepada sahabatnya.
Para sahabat mengira, bahwa pekerjaannya tersebut tidak terlalu terpandang.
โTunjukkan aku makamnyaโ Pinta Rasulullah shallallahuโalaihi wasallam.
Merekapun menunjukkan makam wanita tersebut, kemudian beliau mensholatkannyaโ (Muttafaqun โ alaihi).
โขโโโโโโโขโโโฟโโโขโโโโโโข
ุงููููููู ูู ุฅููููู ุฃูุนููุฐู ุจููู ุฃููู ุฃูุดูุฑููู ุจููู ููุฃูููุง ุฃูุนูููู ู ุ ููุฃูุณูุชูุบูููุฑููู ููู ูุง ูุง ุฃูุนูููู ู
โYa Allah, aku meminta pada-Mu agar dilindungi dari perbuatan syirik yang kuketahui dan aku memohon ampun pada-Mu dari dosa syirik yang tidak kuketahuiโ.
ูุจุงููู ุงูุชูููู ูุตูู ุงููู ุนูู ูุจููุง ู ุญู ุฏ ูุนูู ุขูู ูุตุญุจู ูุณูู