بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
📗┃Kajian Kitab: Khulashatul Kalam 'alaa Umdatul Ahkam ┃ Download Kitab
✍┃Karya: Syaikh Abdullah Alu Bassam Rahimahullah
🗓┃Hari/Tanggal: Selasa, 1 Sya'ban 1447 / 20 Januari 2026
🎙┃Bersama Ustadz Mohammad Alif, Lc. M.Pd 𝓱𝓪𝓯𝓲𝔃𝓱𝓪𝓱𝓾𝓵𝓵𝓪𝓱 - Staff Pengajar Ma'had Imam Bukhari Solo
🕌┃Tempat: Masjid Al-Ikhlash Jl. Adi Sucipto - Kerten Solo
📖 ┃Daftar Isi:
Dari Ibunda ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan,
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُفِّنَ فِي ثَلَاثَةِ أَثْوَابٍ يَمَانِيَةٍ بِيضٍ سَحُولِيَّةٍ مِنْ كُرْسُفٍ لَيْسَ فِيهِنَّ قَمِيصٌ وَلَا عِمَامَةٌ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam (ketika wafat) dikafani jasadnya dengan tiga helai kain yang sangat putih terbuat dari katun dari negeri Yaman dan tidak dikenakan padanya baju dan serban (tutup kepala).” (HR. Bukhari no. 1264 dan Muslim no. 941)
Selengkapnya: Khulasatul Kalam: Hadits-hadits Seputar Shalat Jenazah dan Pengurusannya
بِسْـمِ اللَّهِ الرحمن الرحيم
Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- آكِلَ الرِّبَا وَمُوكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ وَقَالَ هُمْ سَوَاءٌ.
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemakan riba (rentenir), penyetor riba (nasabah yang meminjam), penulis transaksi riba (sekretaris) dan dua saksi yang menyaksikan transaksi riba.” Kata beliau, “Semuanya sama dalam dosa.” (HR. Muslim, no. 1598).
Laknat maknanya dijauhkan dari rahmat Allah ﷻ. Padahal rahmat-Nya sangat kita butuhkan.
Selain Allah memiliki sifat rahmat (kasih sayang) yang sempurna sesuai dengan kemuliaan-Nya, Dia juga menciptakan kasih sayang. Allah ciptakan kasih sayang menjadi 100 bagian. Antar bagian jaraknya seperti antara langit dengan bumi.
Satu bagian dari 100 rahmat itu ditebarkan di dunia, sehingga para makhluk saling mengasihi satu sama lain. Sedangkan 99 bagian yang tersisa Allah simpan untuk di akhirat.
Selengkapnya: Al-Wajiz | Kitab Al-Buyu' (Jual Beli) | Bab Riba #2
بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
📗┃Kajian Kitab: Khulashatul Kalam 'alaa Umdatul Ahkam ┃ Download Kitab
✍┃Karya: Syaikh Abdullah Alu Bassam Rahimahullah
🗓┃Hari/Tanggal: Selasa, 17 Rajab 1447 / 6 Januari 2026
🎙┃Bersama Ustadz Mohammad Alif, Lc. M.Pd 𝓱𝓪𝓯𝓲𝔃𝓱𝓪𝓱𝓾𝓵𝓵𝓪𝓱 - Staff Pengajar Ma'had Imam Bukhari Solo
🕌┃Tempat: Masjid Al-Ikhlash Jl. Adi Sucipto - Kerten Solo
📖 ┃Hadist: Kitab Taysiiril Alam 'alaa Umdatil Ahkam ( كتاب تيسير العلام شرح عمدة الأحكام).
Daftar Isi:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengajarkan shalat meskipun dalam keadaan takut (berperang) dan jama’ah. Ini menunjukkan pentingnya shalat dan shalat berjama’ah.
Bahkan nabi menjelaskan dalam beberapa hadits. Ibnu Hazm dan Ibnul Arabi mengatakan ada 16 cara dalam shalat khauf dan ulama lainya mengatakan, 6-7 cara seperti disampaikan Ibnul Qayyim Rahimahullah.
عَنْ عَبْدِ الله بن عُمَرَ بن الخَطَّابِ رضيَ الله عَنْهُمَا قَال: صَلَّى بنَا رَسُولُ الله صلى الله عليه وسلم صلاَةَ الخَوْفِ في بعض أيامه التي لَقِيَ فِيهَا العَدُوَّ، فَقَامت طَاَئِفَة مَعَه، وَطَائفَة بإزَاء العَدُوِّ، فَصَلَّى بالذين مَعه رَكْعَةً ثمَّ ذَهَبُوا، وَجَاءَ الآَخَرُون فَصَلَّى بهمْ رَكْعَةً، وَقضت الطَّاِئفَتَانِ رَكعَةً رَكعَةً.
Dari Abdullah bin Umar bin al-Khattab radhiyallahu anhuma, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah shalat witir bersama kami pada beberapa hari ketika beliau menemui musuh. Satu kelompok berdiri bersamanya, dan satu kelompok menghadap musuh. Beliau shalat bersama satu kelompok satu rakaat, kemudian mereka pergi; kelompok lain datang, beliau shalat bersama mereka satu rakaat, dan kedua kelompok itu menyelesaikan shalat masing-masing satu rakaat.
Selengkapnya: Khulasatul Kalam: Hadits-hadits Seputar Shalat Khauf dan Jenazah
بِسْـمِ اللَّهِ الرحمن الرحيم
Telah dibahas pada pertemuan sebelumnya, beberapa jual beli yang dilarang:
1. Jual beli secara Gharar (yang tidak jelas sifatnya).
2. Jual Beli Secara Mulamasah dan Munabadzah.
3. Jual Beli Barang secara Habalul Habalah.
4. Jual Beli dengan Lemparan Batu Kecil.
5. Upah Persetubuhan Pejantan.
Selanjutnya:
Selengkapnya: Al-Wajiz | Kitab Al-Buyu' (Jual Beli) | Jual Beli yang Dilarang #2
بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
📗┃Kajian Kitab: Khulashatul Kalam 'alaa Umdatul Ahkam ┃ Download Kitab
✍┃Karya: Syaikh Abdullah Alu Bassam Rahimahullah
🗓┃Hari/Tanggal: Selasa, 27 Jumadil Awal 1447 / 18 November 2025
🎙┃Bersama Ustadz Mohammad Alif, Lc 𝓱𝓪𝓯𝓲𝔃𝓱𝓪𝓱𝓾𝓵𝓵𝓪𝓱 - Staff Pengajar Ma'had Imam Bukhari Solo
🕌┃Tempat: Masjid Al-Ikhlash Jl. Adi Sucipto - Kerten Solo
📖 ┃Hadist: Kitab Taysiiril Alam 'alaa Umdatil Ahkam ( كتاب تيسير العلام شرح عمدة الأحكام).
Daftar Isi:
بَابُ صَلاَةِ العيدَين
Bab: Shalat Hari Raya (Shalatul 'Idain)
Dinamakan 'Ied karena hari itu kembali dan berulang-ulang. led (Hari Raya) telah ada sejak dahulu di -kalangan umat- manusia. Masing-masing berkenaan dengan peristiwa besar yang kemudian mereka jadikan led dan mereka peringati setiap tahunnya, dengan menampakan kegembiraan dan kesenangan.
Ibnul Qayyim mengatakan dalam Al-Huda dengan ringkas:
"Nabi senantiasa melaksanakan dua shalat Id di lapangan, tidak di dalam masjid, kecuali hanya sekali karena hujan. Beliau mengenakan pakaian yang paling baik untuk kedua shalat Id itu dan makan kurma dalam hitungan yang ganjil sėbelum berangkat shalat Idul Fitri. Adapun ketika shalat Idul Adha, Beliau tidak makan apa-apa sebelum berangkat, dan baru makan daging kurbannya. Setelah pulang Beliau mandi untuk dua shalat Id dan berangkat ke lapangan dengan berjalan kaki. Bila sampai di tempat shalat (tanah lapang -pent) Beliau mulai shalat tanpa didahului adzan, iqamah dan (uçapan) "ash-shallatu jaami'ah". Selesai shalat, Beliau berdiri menghadap hadirin yang duduk untuk memberikan nasehat kepada mereka. Bèliau membuka khutbahnya dengan hamdalah. Memberikan ijin kepada mereka yang menghadiri shalat led untuk duduk mendengarkan khutbah atau beranjak pergi. Beliau berangkat ke mushalla melewati suatu jalan dan kembali pulang melewati jalan yanig lain".
عَنْ عَبدِ الله بن عُمَرَ رَضيَ الله عَنْهُمَا قَال:
Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma dia berkata:
كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَأبُو بَكْرٍ، وَعُمَرُ رَضِيَ اللهُ عَنْهمْ، يُصلُّونَ العِيدَينِ قَبلَ الخُطبةِ.
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam, Abu Bakar dan Umar radhiyallahu ‘anhum, mereka shalat dua hari raya sebelum khutbah.” (Diriwayatkan oleh Al-Bukhariy dan Muslim).
Selengkapnya: Khulasatul Kalam: Hadits-hadits Seputar Dua Shalat Eid